Puasa Ramadhan Bukan Alasan Tidak Produktif

Di posting oleh nurrokhim pada 12:26 PM, 08-Jul-13

Rasulullah saw yang pada intinya menyatakan bahwa : Pada bulan ini tarikan dan desahan nafas orang-orang beriman yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya adalah ibadah. Bulan dimana hari-harinya sangat mulia, waktu malamnya sangat mulia, detik demi detik waktunya adalah waktu yang paling berharga, semua permohonan yang dipanjatkan dengan khusu akan diijabah, semua amal baik pasti diterima dan doa-doanya dikabulkan.

Ramadhan atau bulan puasa masih sering menjadi alasan menurunnya produktifitas individu yang menjalankannya yang pada akhirnya mempengaruhi produktifitas tim atau organisasinya. sejarah menjelaskan adanya sebuah kegiatan yang luar biasa, bahkan tercatat menjadi sebuah peristiwa besar tercatat pada bulan puasa. Indonesia merdeka tanggal 17 agustus 1945 terjadi pada bulan puasa.Tentunya sepanjang bulan puasa itulah sebuah kinerja individu dan organisasi meningkat dengan angka yang melebihi dari hari-hari biasanya sehingga proklamasi dapat dikumandangkan.

Tapi saat ini terlihat produktifitas individu dan organisasi menjadi menurun, dengan lebih pendeknya jam pelayanan publik, masjid penuh dengan orang yang hanya menunggu waktu berbuka puasa sambil tidur-tiduran. padahal potensi ibadah dan pahala lain terbuka lebar-lebar dengan melakukan aktifitas yang produktif untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi.

Bulan puasa menjadi alasan bagi individu untuk pulang lebih awal, atau datang terlambat. atau untuk menurunkan ritme pekerjaan yang dilakukannya. meskipun tidurpun adalah ibadah, tetapi ada tingkatan ibadah yang lebih tinggi lagi yaitu bagaimana kinerja yang dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga setiap usaha dan kinerja kita menjadi lebih berpahala.

Catatan besar pada jaman Rosululloh juga dicapai pada saat bulan puasa, dimana pemanfaatan bulan penuh hikmah ini dimaksimalkan dalam pencapaian hasil duniawi dan pahala dalam konteks ukhrowi. sebuah keseimbangan kinerja yang luar biasa ditawarkan pada bulan puasa.

Ramadhan adalah produktifitas total. salam produktifitas

Baca juga : Ramadhan dan beli rendang online

Pentingnya Makanan Sehat dan Seimbang

Di posting oleh nurrokhim pada 01:15 PM, 03-Jul-13

Untuk dapat menyusun menu yang sehat dan seimbang seseorang harus tahu zat makanan yang dikandung oleh bahan makanan tertentu sehingga ia dapat memilih bahan makanan yang sesuai.
Makanan yang menjadi sumber energi pada umumnya ialah karbohidrat. Karbohidrat berdasarkan ukuran molekulnya dapat dikelompokkan menjadi polisakarida, disakarida, dan monosakarida. Dari tiga jenis karbohidrat tersebut yang paling sering masuk ialah polisakarida berupa makanan pokok dalam bentuk amilum atau zat tepung, berupa sayuran yang berarti mengandung selulosa dan diikuti oleh disakarida yang masuk berupa gula pasir (sukrosa). Terkadang dapat juga ada yang masuk berupa monosakarida yaitu berupa glukosa dan fruktosa yang ada dalam madu dan buah-buahan. Dari semua jenis karbohidrat yang berasal dari hewan hanyalah laktosa yang ada pada air susu.
Lipid dapat diuraikan menjadi gliserol dan asam lemak. Berdasarkan strukturnya, asam lemak dapat dibedakan menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh tidak mempunyai ikatan rangkap sedangkan asam lemak tak jenuh mempunyai ikatan rangkap satu atau lebih. Lipid yang mengandung asam lemak ikatan rangkap pada umumnya cair pada suhu kamar dan dikenal sebagai minyak. Sedangkan lipid yang tersusun dari asam lemak yang tidak mempunyai ikatan rangkap pada umumnya padat pada suhu kamar dan dikenal sebagai lemak. Asam lemak yang mempunyai ikatan rangkap lebih dari satu termasuk ke dalam asam lemak esensiel.
Protein sebagai zat makanan yang satu-satunya mengandung nitrogen tersusun dari asam amino. Asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dikenal sebagai asam amino esensiel, sedangkan yang dapat disintesis oleh tubuh disebut asam amino non-esensiel. Protein dapat dibagi menjadi protein sempurna, protein kurang sempurna, dan protein yang tidak sempurna berdasarkan kandungan asam amino esensielnya.
Zat makanan yang tidak memberikan/menghasilkan energi dan diperlukan dalam jumlah yang relatif kecil yaitu vitamin dan mineral. Kedua zat makanan ini sangat diperlukan tubuh karena berfungsi sebagai pengatur dan pembangun.
Makanan enak dan sehat juga udah banyak kok, jadi yuk kita hidup sehat..
baca juga : Rendang Kering Jakarta

Studi Keamanan Pangan Bumbu Instan

Di posting oleh nurrokhim pada 10:47 AM, 01-May-13

Keamanan   pangan   adalah   suatu   kondisi   dimana   jika   makanan   yang dikonsumsi  tidak  menimbulkan  resiko  bagi  konsumen  yang  mengkonsumsinya (makanan   harus   mempunyai   kualitas   yang   baik,   menyehatkan   dan   aman). Makanan  dikatakan  aman  jika  bebas  dari  cemaran  mikrobiologis,  kimia  atau senyawa yang bersifat toksik lainnya yang dapat mengganggu kesehatan.

Bumbu  instan  merupakan  produk  yang  digemari  karena  penggunaanya yang praktis dan rasa dapat memenuhi selera konsumen.  Tetapi informasi tentang bahan  tambahan  makanan  seperti  bahan  pengawet  dan  pewarna  sintetis  belum banyak diketahui. Padahal beberapa pewarna sintetis dan pengawet memiliki efek yang buruk terhadap kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  keamanan  pangan  produk  bumbu  instan  dengan  mengidentifikasi adanya  pewarna  sintetis  (Rhodamin  B  dan   Methanyl  yellow),  pengawet  sintetis (Na-Benzoat) dan jumlah mikroba.
Pada  penelitian  ini  digunakan  metode  penelitian  deskriptif  untuk  dimana data  yang  didapatkan  digambarkan  dengan  kata-kata  yang  dipisahkan  menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Berdasarkan hasil survei didapatkan dua jenis  bumbu  instan  yang  bermerek  dan  tidak  bermerk.  Selanjutnya  data  yang didapatkan   dibadingkan   dengan   peraturan   yangang   berlaku   yaitu   Peraturan Menteri   Kesehatan   Permenkes   RI   No722/Menkes/Per/IX/1988.   dan   dibahas berdasarkan teori yang ada.

Hasil  analisa  pengawet  sintetis  menunjukkan  bahwa  lima  merk  Bumbu instan  positif  mengandung  pengawet  sintetis  dengan  rerata  antara  0  sampai dengan  109,9  ppm,  hasil  analisa  tersebut  masih  dibawah  ambang  batas  standar penggunaan  pengawet  sintetis  yang  ditetapkan  oleh  Menkes  melalui  Permenkes
RI  No.722/Menkes/Per/IX/1988  yaitu  sebesar  1000  ppm.  Hasil  analisa  pewarna sintetis  menunjukkan  bahwa  pada  sampel  tidak  terdapat  penggunaan  pewarna sintetis  yang  dilarang  yaitu  Rhodhamin  B  dan  Methanyl  yellow.  Hasil  analisa mikrobiologis  menunjukkan  bahwa  rerata  total  mikroba  bumbu  instan  soto  dan rendang berkisar antara 2,8×101 sampai dengan 6,8×107 CFU/gr jika dibandingkan dengan  SNI  hanya  satu  merk  (IF)  yang  memenuhi  standar  yaitu  sebesar  2×104 CFU/gr.hasil pengujian bakteri patogen E. Coli dan S. Typhi menunjukkan tidak ada bakteri patogen tersebut dalam bumbu instan. Dari   hasil penelitian ini dapat disimpulkan  bahwa  bumbu  instan  yang  beredar  di  kota  Malang  saat  ini  dapat dikategorikan sebagai produk yang aman dikonsumsi.

Keamanan   pangan   adalah   suatu   kondisi   dimana   jika   makanan   yang dikonsumsi  tidak  menimbulkan  resiko  bagi  konsumen  yang  mengkonsumsinya (makanan   harus   mempunyai   kualitas   yang   baik,   menyehatkan   dan   aman). Makanan  dikatakan  aman  jika  bebas  dari  cemaran  mikrobiologis,  kimia  atau senyawa yang bersifat toksik lainnya yang dapat mengganggu kesehatan.

Bumbu  instan  merupakan  produk  yang  digemari  karena  penggunaanya yang praktis dan rasa dapat memenuhi selera konsumen.  Tetapi informasi tentang bahan  tambahan  makanan  seperti  bahan  pengawet  dan  pewarna  sintetis  belum banyak diketahui. Padahal beberapa pewarna sintetis dan pengawet memiliki efek yang buruk terhadap kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  keamanan  pangan  produk  bumbu  instan  dengan  mengidentifikasi adanya  pewarna  sintetis  (Rhodamin  B  dan   Methanyl  yellow),  pengawet  sintetis (Na-Benzoat) dan jumlah mikroba.
Pada  penelitian  ini  digunakan  metode  penelitian  deskriptif  untuk  dimana data  yang  didapatkan  digambarkan  dengan  kata-kata  yang  dipisahkan  menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Berdasarkan hasil survei didapatkan dua jenis  bumbu  instan  yang  bermerek  dan  tidak  bermerk.  Selanjutnya  data  yang didapatkan   dibadingkan   dengan   peraturan   yangang   berlaku   yaitu   Peraturan Menteri   Kesehatan   Permenkes   RI   No722/Menkes/Per/IX/1988.   dan   dibahas berdasarkan teori yang ada.
Hasil  analisa  pengawet  sintetis  menunjukkan  bahwa  lima  merk  Bumbu instan  positif  mengandung  pengawet  sintetis  dengan  rerata  antara  0  sampai dengan  109,9  ppm,  hasil  analisa  tersebut  masih  dibawah  ambang  batas  standar penggunaan  pengawet  sintetis  yang  ditetapkan  oleh  Menkes  melalui  Permenkes RI  No.722/Menkes/Per/IX/1988  yaitu  sebesar  1000  ppm.  Hasil  analisa  pewarna sintetis  menunjukkan  bahwa  pada  sampel  tidak  terdapat  penggunaan  pewarna sintetis  yang  dilarang  yaitu  Rhodhamin  B  dan  Methanyl  yellow.  Hasil  analisa mikrobiologis  menunjukkan  bahwa  rerata  total  mikroba  bumbu  instan  soto  dan rendang berkisar antara 2,8×101 sampai dengan 6,8×107 CFU/gr jika dibandingkan dengan  SNI  hanya  satu  merk  (IF)  yang  memenuhi  standar  yaitu  sebesar  2×104 CFU/gr.hasil pengujian bakteri patogen E. Coli dan S. Typhi menunjukkan tidak ada bakteri patogen tersebut dalam bumbu instan. Dari   hasil penelitian ini dapat disimpulkan  bahwa  bumbu  instan  yang  beredar  di  kota  Malang  saat  ini  dapat dikategorikan sebagai produk yang aman dikonsumsi.

Baca juga : Jual Rendang Kemasan

Informasi Untuk Turis Apabila ke Indonesia

Di posting oleh nurrokhim pada 02:01 PM, 24-Apr-13

Padang:

Padang adalah kota  terbesar di Sumatera Barat dengan jumlah penduduk sekitar 960 ribu orang. Kota ini terkenal dengan makanannya yang pedas dan enak, misalnya sate Padang dan rendang padang.  Rumah tradisional orang Padang disebut Rumah Gadang. Rumah ini mempunyai bentuk atap yang unik, seperti tanduk kerbau.  Ada beberapa pulau di dekat kota Padang, misalnya Pulau Sikuai dan Cubadak, yang memiliki tempat beristirahat yang mewah. Di kepulauan Mentawai, turis dapat berjalan kaki (trekking), atau berselancar (surfing). Iklim di kota Padang  cukup panas, dengan temperatur kira-kira 30o C.  Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, atau bahasa Minang.